Jenis-jenis Katarak Yang Sering Terjadi

Jenis-jenis katarak ,- Tahukah anda bahwa penyakit katarak memiliki beragam jenis?   Jenis katarak dibagi berdasarkan tempat kemunculannya, setiap jenis menghasilkan nuansa penglihatan yang berbeda. Tingkat keburaman dalam melihat objek juga ditentukan dari jenis katarak tersebut.

Jenis-jenis katarak yang sering terjadi

Katarak adalah kondisi mata dimana lensa mata menjadi keruh dan berawan. Penderita katarak akan merasa seperti melihat jendela berasap. Sebagian besar katarak berkembang perlahan dan awalnya tidak terasa mengganggu. Namun lama kelamaan, katarak akan mengganggu penglihatan dan membuat pasien sulit beraktivitas.

Penyakit katarak merupakan kondisi mata yang umum terjadi. Penyebab paling sering pada katarak yaitu penuaan atau trauma yang menyebabkan perubahan pada jaringan mata. katarak akibat penuaan dapat terjadi melalui 2 hal, yaitu:

  • Protein menggumpal pada lensa mata. Hal ini menyebabkan benda terlihat kurang jelas dan kurang tajam
  • Lensa yang jernih secara perlahan berubah warna menjadi kuning-kecoklatan. Inilah yang membuat mata menjadi berwarna kuning kecoklatan.

Jenis-jenis Katarak Yang Sering Terjadi

Ada berbagai jenis-jenis katarak. penyakit ini terjadi pada salah satu mata bahkan kedua mata sekaligus. Namun penyakit katarak sendiri tidak dapat menyebar dari satu mata ke yang lain atau tidak menular. penyakit mata katarak diklasifikasikan berdasarkan di mana dan bagaimana mereka berkembang di mata anda.

  1. Katarak Kongenital

Katarak kongenital hadir pada saat lahir atau bentuk selama tahun pertama bayi. Anak-anak dapat memiliki katarak dalam satu (unilateral) atau keduanya (bilateral) mata mereka. Ketika bayi lahir dengan katarak itu disebut katarak kongenital. Jika katarak berkembang dalam 6 bulan pertama kehidupan kehidupan itu dikenal sebagai katarak infantil.

  1. Katarak nuklir

Katarak jenis ini terbentuk ditengah lensa dan menyebabkan inti atau pusat, untuk menjadi kuning atau coklat. Sebuah katarak sklerotik nuklir mengacu pada pengerasan inti atau pusat  dari lensa mata. Pengerasan lensa menyebabkan mata kehilangan kemampuan untuk fokus dan menguning lensa menyebabkan pengurangan atau penghentian cahaya yang masuk ke mata.

  1. Katarak kortikal

Katarak kortikal adalah suatu kondisi di mana bidang mendung putih akan berkembang di tepi luar lensa yang disebut korteks menyebar ke dalam dan memiliki penampilan pola bintang. Kondisi ini menyebarkan cahaya memasuki mata dan menyebabkan penglihatan kabur, silau, serta kesulitan dalam menilai kontras dan kedalaman persepsi.

  1. Posterior katarak kapsuler

Katarak kapsuler ini membentuk lebih cepat dari dua jenis lainnya dan memengaruhi belakang lensa. Gejala dari jenis katarak ini ialah silau atau halo efek sekitar lampu dan juga mungkin mulai mengalami kesulitan membaca. Orang yang menderita diabetes atau rabun jauh ekstrim dapat berpotensi katarak ini.

Katarak kapsuler dimulai sebagai daerah kecil, berawan atau buram dibagian belakang atau posterior lensa. Hal ini disebut subkapsular  karena sebenarnya berkembang di bagian bawah atau dibawah kapsul lensa. Lensa kapsul adalah membran kantung seperti yang merangkum lensa dan memegang di tempat.

  1. Katarak sekunder

Katarak sekunder adalah katarak yang terjadi akibat terbentuknya jaringan fibrosis pada sisa lensa yang tertinggal, penyakit yang terkait dengan perkembangan katarak meliputi glaukoma dan diabetes. Penggunaan steroid prednison dan obat lain kadang-kadang dapat menyebabkan katarak.

  1. Katarak traumatik

Berkembang setelah cedera mata, tetapi dapat terbentuk setelah beberapa minggu dan beberapa tahun. Katarak traumatik ini dapat muncul akut, subakut, atau pun gejala sisa dari trauma mata. katarak traumatik paliang sering paling sering karena adanya cedera yang disebabkan oleh benda asing yang mengenai lensa atau trauma tumpul pada bola mata.

  1. Katarak radiasi

Radiasi katarak menyebabkan opacity parsial atau kekeruhan pada lensa kristal dan hasil dari sel-sel yang rusak menutupi permukaan posterior lensa. Sinar ultraviolet, khusunya UVB telah terbukti menyebabkan katarak, dan beberapa bukti menunjukan kacamata hitam yang dikenakan pada usia dini dapat memperlambat perkembangan katarak di kemudian hari.

cukup beragam bukan jenis-jenis katarak ini? namun sangat disayangkan karena banyak orang yang mengabaikan penyakit ini, padahal jika dibiarkan akan sangat berbahaya. Sebagai upaya pencegahan agar tidak semakin parah penderita dapat mengkonsumsi buah-buahan seperti Pepaya, alpukat karena buah mengandung banyak sekali vitamin untuk mata, sehingga dianjurkan untuk penderita katarak.

Itulah beberapa Jenis-jenis Katarak Yang Sering Terjadi, semoga informasi ini bermanfaat bagi anda terimakasih telah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini sampai selesai.

Posted by:

Obat Mata Katarak

1 Trackback / Pingback

  1. Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Pasca Operasi Katarak - OBAT MATA KATARAK TANPA OPERASI

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*